Allah ta’ala menggambarkan tentang keistimewaan para Nabi dengan firman-Nya (yang artinya), ”Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam mengerjakan berbagai macam kebaikan, dan mereka senantiasa berdoa kepada Kami dengan disertai rasa harap dan cemas. Dan mereka pun senantiasa khusyu’ dalam beribadah kepada Kami.” (QS. Al Anbiyaa’ [21] : 90).
Jangan Tunda Amal Kebaikan!
September 17, 2009 pada 1:06 am (Jalan Lurus)
Tags: Amalan, Manajemen Waktu, Nabi, Orang Soleh, Wali Allah
Apakah Salafi Termasuk Aliran Sesat?
September 14, 2009 pada 12:48 am (Jalan Lurus)
Tags: Ahlus Sunnah, Aliran Sesat, Manhaj Salaf, Salafi, Wahabi
Syaikh Dr. Muhammad bin Khalifah at-Tamimi hafizhahullah -beliau adalah guru besar Aqidah di Universitas Islam Madinah- menerangkan di dalam kitabnya ‘Mu’taqad Ahlis Sunnah wal Jama’ah fi Tauhid Asma’ wa Shifat’ [halaman 53-54] bahwa para ulama memiliki pandangan yang beragam tentang makna istilah salafush shalih. Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud dengan salafush shalih adalah para sahabat radhiyallahu’anhum saja. Sebagian berpendapat bahwa yang dimaksud salafush shalih adalah sahabat dan tabi’in. Dan ada pula yang mengatakan bahwa salafush shalih meliupti sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in.
Mengapa Kita Harus Berdakwah?
September 10, 2009 pada 4:06 am (Jalan Lurus)
Tags: Dakwah, Iman, Manhaj Nabi, Persatuan, Umat Terbaik
[1] Dakwah merupakan jalan hidup Rasul dan pengikutnya
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah, Inilah jalanku; aku menyeru kepada Allah di atas landasan ilmu yang nyata, inilah jalanku dan orang-orang yang mengikutiku…” (QS. Yusuf : 108).
Berdasarkan ayat yang mulia ini Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah mengambil sebuah pelajaran yang amat berharga, yaitu : Dakwah ila Allah (mengajak manusia untuk mentauhidkan Allah) merupakan jalan orang yang mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana yang beliau tuliskan di dalam Kitab Tauhid bab Ad-Du’a ila syahadati an la ilaha illallah (Ibthal At-Tandid, hal. 44).
Hakekat Ibadah
September 1, 2009 pada 6:31 pm (Jalan Lurus)
Tags: Amal, Hawa Nafsu, Ibadah, Iman
Allah berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56).
Allah menciptakan kita untuk beribadah. Apakah makna ibadah?
Berikut ini kami nukilkan keterangan Syaikh Abdurrahman bin Hasan rahimahullah di dalam Fath Al-Majid (hal. 17 cetakan Dar Ibnu Hazm). Beliau memaparkan :
Wujudkan Tauhid Dalam Diri
Agustus 19, 2009 pada 1:07 am (Jalan Lurus)
Tags: Ikhlas, Ilmu, Inqiyad, Tauhid, Yaqin
Sebagian orang ada yang berkomentar : ‘Tauhid sudah dipahami orang.’ Atau mengatakan : ‘Tauhid sudah ada di hati mereka.’ Atau mengatakan : ‘Tidak usah berdalam-dalam membahas tauhid.’ Atau yang paling parah mengatakan : ‘Dakwah Tauhid akan memecah belah barisan umat.’ Wallahul musta’aan.
Pelajaran Seputar Takwa
Agustus 18, 2009 pada 7:13 am (Jalan Lurus)
Tags: Amal Salih, Ibadah, Iman, Takwa
Pengertian takwa
Thalq bin Habib rahimahullah berkata, “Takwa adalah kamu melakukan ketaatan kepada Allah di atas cahaya dari Allah karena mengharapkan pahala dari Allah, serta kamu meninggalkan kemaksiatan kepada Allah di atas cahaya dari Allah karena takut hukuman Allah.” (Jami’ al-’Ulum wa al-Hikam, hal. 211 cet Dar al-Hadits 1418 H)
Ikutilah al-Kitab dan as-Sunnah!
Juli 29, 2009 pada 9:53 pm (Dakwah, Jalan Lurus)
Tags: Al-Qur'an, As-Sunnah, Dakwah Salaf, Manhaj
Hadits-hadits pilihan dari Kitab Al-I’tisham bil Kitab was Sunnah Sahih Bukhari disertai beberapa keterangan tambahan
Bukhari meriwayatkan dari Thariq bin Syihab radhiyallahu’anhu, ada seorang lelaki Yahudi berkata kepada Umar, “Wahai Amirul Mukminin, seandainya turun kepada kami (Yahudi) ayat ini, ‘Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku atas kalian serta Aku ridha Islam sebagai agama bagi kalian’ niscaya hari itu akan kami jadikan sebagai hari raya.” Maka Umar mengatakan, “Sesungguhnya aku tahu kapan hari turunnya ayat ini. Ia turun pada hari Arafah di hari Jumat.” (HR. Bukhari [7268]).