RSS

Arsip Tag: Akhlak

Malu Bagian Dari Iman

2010211012046s

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Iman itu terdiri dari tujuh puluh lebih atau enam puluh lebih cabang. Yang paling utama adalah ucapan laa ilaha illallah, yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan, dan rasa malu adalah salah satu cabang keimanan.” (HR. Bukhari no 9 dan Muslim no 35, lafal ini milik Muslim)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 23, 2014 in Bersih Jiwa, Keutamaan

 

Tag: , , , , , , ,

Konsekuensi Rububiyah Allah

background-web-running-images-nikeplus-global-hours-107735-0

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Bukanlah yang dimaksud dengan tauhid itu sekedar tauhid rububiyah yaitu keyakinan bahwa Allah semata yang menciptakan alam sebagaimana yang disangka oleh sebagian orang dari kalangan ahli kalam dan tasawuf. Bahkan, mereka menyangka apabila mereka telah menetapkan kebenaran hal ini dengan dalil maka mereka merasa telah mengukuhkan hakikat tauhid. Mereka beranggapan apabila telah menyaksikan dan mencapai tingkatan ini artinya mereka berhasil menggapai puncak tauhid. Padahal sesungguhnya apabila ada seseorang yang mengakui sifat-sifat yang menjadi keagungan Allah ta’ala, menyucikan-Nya dari segala sesuatu yang mencemari kedudukan-Nya, dan meyakini Allah satu-satunya pencipta segala sesuatu, tidaklah dia menjadi seorang muwahid sampai dia mengucapkan syahadat laa ilaha illallah; tiada sesembahan yang benar kecuali Allah semata, mengakui Allah semata yang berhak diibadahi, menjalankan ibadah kepada Allah dan tidak mempersekutukan-Nya.” (lihat Fath al-Majid, hal. 15-16)

Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada September 27, 2013 in Bersih Jiwa

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

Faidah Di Balik Musibah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang hamba mendapatkan anugerah yang lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 26, 2013 in Bersih Jiwa, Keutamaan, Pelajaran Berharga

 

Tag: , , , , , , , ,

Karena Seekor Kucing

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu’anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang perempuan disiksa gara-gara seekor kucing. Dia mengurung kucing itu sampai mati. Karena itulah dia masuk neraka. Perempuan itu tidak memberi makan dan minum kepadanya -tatkala dia kurung-. Dan dia pun tidak melepaskannya supaya bisa memakan serangga atau binatang tanah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 12, 2012 in Bersih Jiwa, Keutamaan

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Cara Berbakti Kepada Orang Tua

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafizhahullah

Bentuk-Bentuk Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua Adalah :

Pertama.
Bergaul dengan keduanya dengan cara yang baik. Di dalam hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam disebutkan bahwa memberikan kegembiraan kepada seorang mu’min termasuk shadaqah, lebih utama lagi kalau memberikan kegembiraan kepada kedua orang tua kita.

Read the rest of this entry »

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2009 in Hukum

 

Tag: , , , ,

Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Salafus Shalih?

Tauhid dan keimanan yang benar pasti akan membuahkan amal nyata. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

”Iman itu terdiri dari tujuh puluh atau enam puluh lebih cabang. Yang tertinggi adalah ucapan la ilaha illallah dan yang terrendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu juga termasuk cabang keimanan” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairairah radhiyallahu’anhu ini lafaz Muslim).

Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2009 in Bersih Jiwa, Keutamaan

 

Tag: , , ,

Bersegeralah!

Allah ta’ala menggambarkan tentang keistimewaan para Nabi dengan firman-Nya (yang artinya), ”Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam mengerjakan berbagai macam kebaikan, dan mereka senantiasa berdoa kepada Kami dengan disertai rasa harap dan cemas. Dan mereka pun senantiasa khusyu’ dalam beribadah kepada Kami.” (QS. Al Anbiyaa’ [21] : 90).

Read the rest of this entry »

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 7, 2009 in Jalan Lurus

 

Tag: , , ,