RSS

Arsip Tag: Syahadat

Makna Syahadat Muhammad Rasulullah

74695157 (1)

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Islam ditegakkan di atas dua kalimat syahadat. Syahadat yang pertama yaitu laa ilaaha illallah. Di dalamnya terkandung persaksian bahwa hanya Allah sesembahan yang hak, adapun segala sesembahan selain-Nya adalah batil. Syahadat yang kedua yaitu Muhammad Rasulullah. Di dalamnya terkandung persaksian bahwa beliau adalah utusan Allah subhanahu wa ta’ala kepada segenap umat manusia.

Read the rest of this entry »

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 22, 2014 in Kaidah Penting, Penjabaran

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Merealisasikan Tauhid

images

Konsekuensi Kalimat Tauhid

Ada yang berkata kepada al-Hasan, “Sebagian orang mengatakan: Barangsiapa mengucapkan laa ilaha illallah maka dia pasti masuk surga.”? Maka al-Hasan menjawab, “Barangsiapa yang mengucapkan laa ilaha illallah kemudian dia menunaikan konsekuensi dan kewajiban darinya maka dia pasti masuk surga.” (lihat Kitab at-Tauhid; Risalah Kalimat al-Ikhlas wa Tahqiq Ma’naha oleh Imam Ibnu Rajab rahimahullah, hal. 40)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 18, 2013 in Kaidah Penting

 

Tag: , , , , , , , ,

Makna Kalimat Syahadat

Makna Kalimat Syahadat

16667_105246376152397_100000011058506_149919_268214_n

Kalimat laa ilaha illallah adalah kalimat yang sangat ringan diucapkan dengan lisan namun memiliki bobot yang sangat agung. Karena pada hakikatnya ia merupakan intisari ajaran Islam. Akan tetapi tentu saja kalimat ini bukan sekedar ucapan tanpa makna dan tanpa konsekuensi yang harus dijalankan (lihat Syarh Tafsir Kalimat at-Tauhid oleh Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah, hal. 5)

Read the rest of this entry »

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 25, 2013 in Kaidah Penting

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Faidah Seputar Tauhid [Syaikh Ibnu ‘Utsaimin]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Tidak Cukup Dengan Lisan

Dari ‘Itban bin Malik radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka kepada orang yang mengucapkan laa ilaha illallah dengan ikhlas karena ingin mencari wajah Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 28, 2013 in Dakwah, Keutamaan, Pelajaran Berharga

 

Tag: , , , , , , , , , , , ,

Faidah Seputar Iman [Imam an-Nawawi]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Pondasi Keimanan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Iman terdiri dari tujuh puluh sekian atau enam puluh sekian cabang. Yang paling utama adalah ucapan laa ilaha illallah dan yang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu adalah salah satu cabang keimanan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 27, 2013 in Dakwah, Kaidah Penting

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Hakikat Kalimat Tauhid [Bagian 3]

Tafsir Kalimat Tauhid

Syahadat laa ilaha illallah maknanya adalah seorang hamba mengakui dengan lisan dan hatinya bahwa tidak ada ma’bud [sesembahan] yang benar kecuali Allah ‘azza wa jalla. Karena ilah bermakna ma’luh [sesembahan], sedangkan kata ta’alluh bermakna ta’abbud [beribadah]. Di dalam kalimat ini terkandung penafian dan penetapan. Penafian terdapat pada ungkapan laa ilaha, sedangkan penetapan terdapat pada ungkapan illallah. Sehingga makna kalimat ini adalah pengakuan dengan lisan -setelah keimanan di dalam hati- bahwa tidak ada sesembahan yang benar selain Allah; dan konsekuensinya adalah memurnikan ibadah kepada Allah semata dan menolak segala bentuk ibadah kepada selain-Nya (lihat Fatawa Arkan al-Islam hal. 47 oleh Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 3, 2013 in Dakwah, Kaidah Penting, Tafsir

 

Tag: , , , , , , , , ,

Hakikat Kalimat Tauhid [Bagian 2]

Tanggapan Kaum Musyrikin Terhadap Dakwah Tauhid

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan mereka merasa keheranan tatkala datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari kalangan mereka, dan orang-orang kafir itu pun berkata: Ini adalah tukang sihir dan pendusta. Apakah dia [Muhammad] hendak menjadikan sesembahan-sesembahan ini menjadi satu sesembahan saja? Sungguh, ini adalah perkara yang sangat mengherankan.” (QS. Shod: 4-5) (bacalah kisah menarik mengenai tafsir ayat ini di dalam Ma’alim at-Tanzil, hal. 1105 oleh Imam al-Baghawirahimahullah)

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 2, 2013 in Dakwah, Kaidah Penting, Tafsir

 

Tag: , , , , , , , , ,