RSS

Ringkasan Pelajaran at-Tarbiyah Bagian 1

25 Okt

1330779612135050028

Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah. Amma ba’du.

Berikut ini adalah beberapa catatan dan rangkuman pelajaran yang telah berlalu. Mudah-mudahan bisa berguna bagi kita semuanya. Wabillahit taufiq.

Empat Kewajiban Setiap Insan

Setiap insan memiliki empat kewajiban yang harus dijalankan di dalam hidup ini, yaitu; menimba ilmu, beramal, berdakwah, dan bersabar. Dengan menimba ilmu maka keimanan seorang muslim akan menjadi lurus dan benar. Iman itu sendiri terdiri dari pembenaran di dalam hati, ucapan dengan lisan, dan amalan dengan anggota badan.

Keempat hal ini -ilmu, amal, dakwah dan sabar- telah terangkum di dalam surat al-‘Ashr. Menuntut ilmu -di samping suatu kewajiban- merupakan sebuah kebutuhan yang amat mendasar. Sebab setiap kita membutuhkan ilmu lebih banyak daripada kebutuhan kita terhadap makanan dan minuman; karena ilmu dibutuhkan sebanyak hembusan nafas.

Menuntut ilmu bahkan termasuk amalan yang paling utama, bagi orang yang lurus niatnya dan bertakwa. Ilmu adalah jembatan menuju ketakwaan. Dan ilmu merupakan landasan bagi segala ucapan dan amalan. Ilmu yang tidak diamalkan akan mencelakakan pemiliknya. Demikian pula beramal tanpa ilmu akan menyesatkan.

Jalan yang benar adalah orang menggabungkan antara ilmu dan amalan. Inilah jalan yang lurus. Suatu amal akan diterima di sisi Allah jika dilakukan dengan ikhlas dan sesuai dengan tuntunan syari’at. Orang yang beramal tanpa ilmu akan lebih banyak merusak daripada memperbaiki.

Setelah orang mendapatkan ilmu dan mengamalkannya hendaklah memiliki andil di dalam dakwah, yaitu mengajak orang lain kepada ilmu dan amal tersebut. Dakwah termasuk amalan yang sangat utama dan mendatangkan pahala yang sangat besar di sisi Allah. Seorang ahli ilmu yang mengajarkan ilmunya jauh lebih utama daripada seribu ahli ibadah yang tidak berilmu dan tidak mengajarkan ilmu.

Sebagaimana halnya amal, dakwah juga harus dilandasi dengan ilmu. Berdakwah tanpa ilmu akan merusak dakwah, sebagaimana berdakwah tanpa keikhlasan juga akan mengacaukannya. Dengan dakwah inilah seorang bisa membantu untuk memperbaiki orang lain di sekitarnya, setelah dia perbaiki dirinya dengan ilmu dan amal salih.

Seorang yang menimba ilmu, beramal, dan berdakwah juga harus memiliki modal kesabaran. Bahkan kesabaran itu bagi keimanan laksana kepala bagi badan. Sabar itu sendiri ada tiga bagian; sabar dalam ketaatan, sabar dalam menjauhi maksiat, dan sabar dalam menghadapi musibah yang menimpa. Diantara manfaat sabar adalah untuk mengantisipasi fitnah syahwat, sebagaimana dakwah -dengan ilmu- adalah perisai dari terpaan syubhat.

Seorang da’i terutama sangat membutuhkan sifat sabar. Karena gangguan dan rintangan akan selalu mewarnai jalan dakwah. Bahkan, dengan sebab sabar itulah orang beriman masuk ke dalam surga, yaitu berkat kesabaran mereka dalam menghadapi ujian di dunia.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 25, 2013 in Pelajaran Berharga

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: