RSS

GELANG PENOLAK BALA

30 Jan

Diriwayatkan dari Imran bin Hushain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu ketika melihat seorang lelaki yang di tangannya terdapat gelang dari kuningan, maka beliau bertanya, “Apa ini?”. Dia menjawab, “Untuk menangkal penyakit.” Maka Nabi mengatakan, “Lepaskan saja, karena sesungguhnya gelang itu tidak akan memperbaiki keadaanmu kecuali kamu semakin bertambah lemah. Bahkan kalau kamu meninggal dalam keadaan masih memakai gelang itu tentu kamu tidak akan bahagia selamanya.” (HR. Ahmad, sanadnya la ba’sa bih)

Kandungan hadits secara global
Imran bin Hushain radhiyallahu’anhuma menyebutkan kepada kita salah satu sikap yang diambil oleh rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam memerangi syirik dan membebaskan manusia darinya. Sikap beliau itu adalah : ketika beliau melihat ada seorang lelaki yang memakai gelang kuningan maka beliau menanyakan kepadanya maksud perbuatannya itu? Maka lelaki itu menjawab bahwa maksudnya mengenakan itu adalah untuk mencegah dari penyakit, maka beliau un memerintahkannya untuk segera membuangnya, beliau juga memberitahukan kepadanya bahwa hal itu tidak akan berguna baginya bahkan membahayakan dirinya, dan gelang itu justru akan semakin menambah penyakit yang ingin dia hindari, dan bahaya yang lebih besar daripada itu adalah jika anda tetap memakainya hingga mati maka keberuntungan di akhirat pun tidak akan anda dapatkan.

Pelajaran yang dapat dipetik dari hadits ini

  1. Mengenakan gelang dan yang semacamnya dalam rangka menjaga diri dari serangan penyakit termasuk perbuatan syirik
  2. Larangan berobat dengan sesuatu yang diharamkan
  3. Mengingkari kemungkaran dan mengajari orang yang bodoh
  4. Bahaya syirik bagi kehidupan dunia dan akhirat
  5. Hendaknya pemberi fatwa menanyakan rincian masalah dan mempertimbangkan maksud perbuatan
  6. Syirik kecil merupakan dosa besar yang terbesar
  7. Tidak ada udzur karena bodoh untuk melakukan syirik
  8. Sikap keras dalam mengingkari orang yang melakukan salah satu perbuatan syirik agar dia meninggalkan dan menjauhinya

Diriwayatkan pula oleh Imam Ahmad, dari Uqbah bin Amir secara marfu’, (Nabi bersabda) “Barangsiapa yang menggantungkan jimat maka Allah tidak akan menyempurnakan urusannya, dan barangsiapa yang menggantungkan wada’ah (kerang) maka Allah tidak akan memberikan ketenangan baginya.”

Dalam riwayat lainnya, “Barangsiapa yang menggantungkan jimat maka dia telah berbuat syirik.”

Kandungan kedua hadits ini secara global
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendoakan keburukan kepada orang yang menggunakan jimat dengan keyakinan bahwa benda itu dapat menolak madharat agar Allah membalikkan apa yang dia maksudkan dan agar Allah tidak menyempurnakan urusan-urusannya. Sebagaimana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mendoakan keburukan bagi orang yang memakai kerang untuk tujuan yang serupa agar Allah tidak membiarkan dia hidup dalam ketenangan, bahkan supaya segala gangguan menggoncangkan dirinya, doa ini dimaksudkan sebagai bentuk peringatan keras terhadap perbuatan itu, sebagaimana beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memberitakan di dalam hadits yang kedua bahwa perbuatan ini termasuk syirik kepada Allah

Pelajaran yang dapat dipetik dari kedua hadits ini

  1. Menggantungkan jimat dan kerang termasuk perbuatan syirik
  2. Barangsiapa yang bersandar kepada selain Allah maka Allah akan membalasnya dengan kebalikan dari apa yang dia inginkan
  3. Doa keburukan bagi orang yang menggantungkan jimat-jimat dan kerang bahwa dia akan kehilangan apa yang dia harapkan dan justru mendapatkan kebalikan dari keinginannya

Sumber : al-Mulakhkhash fi Syarh Kitab at-Tauhid karya Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah

Iklan
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 30, 2009 in Hukum

 

Tag: , , ,

4 responses to “GELANG PENOLAK BALA

  1. Imoen

    Januari 30, 2009 at 10:21 pm

    Mas, antum pernah denger tentang kalung/gelang biofir (afwan,bkn b’maksud ngiklan) yang katanya memancarkan gelombang elektromagnetik b’guna untuk menyembuhkan bbrp penyakit? lihat http://indovice.com/
    apakah memakai benda tsb diperbolehkan terkait dg miripnya bentuk benda tsb dengan jimat?

     
  2. chuaq

    Januari 30, 2009 at 10:45 pm

    terima kasih atas artikelnya, semoga dengan adanya bacaan ini senantiasa membimbing kita senantiasa berada pada jalan yang lurus.

     
  3. danang

    Januari 31, 2009 at 9:10 pm

    usul: sebaiknya judulnya agar langsung inti agar tidak berbahaya/ menyesatkan

    misal: bahaya gelang penolak bala

    terima kasih…

     
  4. jack eagle

    Maret 16, 2009 at 8:51 am

    saya juga ingin mengetahui dari ayat Alqur’an biar tambah mantap,mudah2 kita bukan termasuk orang2 syrik dan selau di lindungi Allah,Aamin

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: