RSS

KIAT SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB

20 Des

Berikut ini sebagian kiat yang bisa dilakukan untuk mempercepat penguasaan kaidah bahasa Arab. Kami menuliskannya berdasarkan pengalaman kami sendiri mengajar bahasa Arab dan membaca kitab sejak beberapa tahun lamanya –walhamdulillah- :

  1. Hendaknya kita mengikhlaskan niat dalam belajar untuk menunaikan kewajiban kita kepada Allah dan membekali diri dengan ilmu agar bisa beramal saleh. Karena amal tidak akan diterima tanpa niat dan cara yang benar. Sementara niat dan cara yang benar tidak akan diperoleh kecuali dengan ilmu. Oleh sebab itu imam Bukhari rahimahullah membuat sebuah bab dalam Kitabul Ilmi di kitab sahih Bukhari yang berjudul ‘Ilmu sebelum ucapan dan perbuatan’. Dalilnya adalah firman Allah 9yang artinya), “Ketahuilah bahwa tidak ada sesembahan (yang benar) selain Allah dan mintalah ampunan untuk dosamu…” (QS. Muhammad : 19). Selain itu hendaknya kita berdoa kepada Allah untuk diberikan ilmu yang bermanfaat.
  2. Sebelum lebih jauh mempelajari kaidah bahasa Arab maka sudah semestinya kita mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan hukum-hukum tajwid agar tidak salah dalam membaca atau mengucapkan. Padahal, salah baca atau salah ucap akan menimbulkan perbedaan makna bahkan memutarbalikkan fakta. Suatu kata yang seharusnya berkedudukan sebagai pelaku berubah menjadi objek dan seterusnya. Tentu saja hal ini –membaca dengan benar serta mengikuti kaidah-tidak bisa disepelekan.
  3. Menambah kosakata merupakan salah satu sebab utama untuk melancarkan proses belajar kaidah dan membaca kitab. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membeli Kamus Bahasa Arab-Indonesia seperti Al-Munawwir, atau dengan membeli kamus kecil Al-Mufradat yang berisi kosakata yang sering digunakan dalam kitab-kitab para ulama. Selain itu bisa juga dengan membeli satu jenis buku dengan 2 versi; asli bahasa Arab dan terjemahan. Dengan memiliki kitab berbahasa Arab akan memacu pemiliknya untuk bisa membacanya. Sedangkan dengan terjemahannya akan membantu dalam proses belajar membaca kitab ketika menemukan kata-kata atau ungkapan yang susah dimengerti.
  4. Hendaknya mencari guru yang benar-benar memahami materi kaidah bahasa Arab dan bisa mengajarkannya. Untuk poin ini mungkin sangat bervariasi –tidak bisa diberi batasan yang kaku-, karena tingkat pemahaman orang terhadap kaidah bahasa arab juga bertingkat-tingkat. Hanya saja yang dimaksud di sini adalah perlunya memilih guru yang mengajarkan materi dengan dasar ilmu bukan dengan kebodohan.
  5. Dibutuhkan kesabaran untuk terus mengikuti pelajaran dan mengulang-ulang pelajaran (muraja’ah) agar pemahaman yang dimiliki semakin kuat tertanam. Apabila menemukan hal-halyang belum dipahami hendaknya segera menanyakan kepada pengajar atau orang yang lebih tahu dalam hal itu. Az-Zuhri rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya ilmu itu dicari seiring dengan perjalanan siang dan malam, barangsiapa yang ingin mendapatkan segudang ilmu secara tiba-tiba niscaya ilmu yang diperolehnya akan cepat hilang.”
  6. Hendaknya bersungguh-sungguh dalam belajar. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami niscaya Kami pun akan memudahkan baginya jalan-jalan menuju keridhaan Kami.” (QS. Al-Ankabut : 69). Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa di dalam ayat ini Allah ta’ala mengaitkan antara hidayah dengan kesungguh-sungguhan/jihad. Maka orang yang paling besar hidayahnya adalah orang yang paling besar kesungguhan/jihadnya. Pepatah arab mengatakan, “Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, niscaya dia akan mendapatkan.”
  7. Untuk bisa mendukung pembelajaran bahasa Arab bagi pemula maka mengikuti kajian-kajian kitab berbahasa Arab merupakan salah satu sarana yang paling efektif untuk membiasakan diri dengan kata atau istilah bahasa Arab yang termaktub di kitab-kitab para ulama. Kitab-kitab yang sudah semestinya dikaji oleh pemula adalah kitab-kitab yang membahas perkara-perkara agama yang harus dipahaminya seperti kitab yang membahas dasar-dasar tauhid semacam Al-Qawa’id Al-Arba’, Tsalatsatu Ushul, dan Kitab Tauhid yang ketiga-tiganya merupakan karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Apabila tidak bisa mengikuti secara langsung maka bisa diupayakan dengan mendengarkan CD kajiannya atau bahkan kalau ada yang berupa format VCD.
  8. Membaca buku pelajaran kaidah bahasa Arab. Buku-buku pelajaran kaidah bahasa Arab dengan pengantar bahasa Indonesia yang bisa didapatkan misalnya; Ilmu Nahwu Praktis sistem belajar 40 jam karya A. Zakaria (untuk pemula) dan Ringkasan Kaidah-Kaidah Bahasa Arab karya Ustadz Aunur rafiq Ghufron, Lc. (untuk menengah). Atau bagi yang ingin mendengarkan audio pelajaran bahasa Arab bisa mendownload di internet dengan alamat http://badar.muslim.or.id
Iklan
 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 20, 2008 in Pelajaran Berharga

 

Tag: ,

4 responses to “KIAT SUKSES BELAJAR BAHASA ARAB

  1. herman

    Desember 21, 2008 at 8:37 am

    مقالة جيدة مفيدة للقارئين
    semoga blognya bermanfaat.amin !
    http://www.all-triks.blogspot.com

     
  2. lughatuna

    Desember 23, 2008 at 2:23 am

    Cara cepat dan mudah baca dan terjemah kitab bahasa Arab
    FAKTA LUGHATUNÂ: hanya dengan syarat bisa membaca Quran, dalam 16 pertemuan mampu BACA dan TERJEMAH KITAB BAHASA ARAB
    http://www.lughatuna.com | (021) 9619 7050 | e-mail: lughatuna@yahoo.com

    Bekasi, 25 Zulhijjah 1429 / 23 Desember 2008

    Kepada Yth
    Bapak/Ibu Kaum Muslimin/Muslimat
    di tempat
    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Sebelumnya, kami ingin memperkenalkan lembaga kami kepada Bapak/Ibu. Lembaga kami adalah Lughatunâ Language Institute yang bergerak dalam penelitian dan pengembangan pengajaran bahasa Arab.
    Hasil yang telah dicapai dalam penelitian dan pengembangan pengajaran bahasa Arab adalah buku Lughatunâ. Buku Lughatunâ telah teruji dan terbukti mampu mengantarkan indvidu (usia dewasa) yang belum pernah belajar bahasa Arab, kecuali bisa membaca Alquran; dapat membaca, memahami dan menerjemahkan kitab bahasa Arab maksimal selama 16 pertemuan (per pertemuan 5 jam pelajaran x 40 menit).
    Apabila Bapak/Ibu berkeinginan untuk mengenal buku Lughatunâ secara lebih lengkap, insya Allâh pihak Lughatunâ Language Institute bersedia mempresentasikan buku Lughatunâ di hadapan Bapak/Ibu.
    Atas perhatian dan sambil menunggu jawaban dari Bapak/Ibu, kami ucapkan jazâkumullâhu khayran dan terimakasih.
    والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    Hormat kami

    Asri Ibnu Tsani Djali

    FAKTA LUGHATUNÂ: hanya dengan syarat bisa membaca Quran, dalam 16 pertemuan mampu BACA dan TERJEMAH KITAB BAHASA ARAB

    Pada Ahad, 29 Rabiul Awwal 1429 / 6 April 2008, bertempat di Masjid Wadhah Albahr Pusdiklat Dewan Dakwah Tambun Bekasi Jawa Barat, Lughatunâ Arabic Course mengajak kaum Muslimin/Muslimat sekitar menyaksikan keberhasilan Lughatunâ Arabic Course mengantarkan peserta didiknya (yang sebelumnya tidak mengenal bahasa Arab, kecuali bisa membaca Alquran) mampu membaca kitab bahasa Arab (sumber bacaan kitab adalah Zâdul-Ma`âd, jilid 1, hal. 248-250) hanya dalam waktu maksimal 16 pertemuan (per pertemuan 40 menit x 5 jam pelajaran). Bagaimana caranya? Buku Lughatunâ adalah kunci sukses pendidikan bahasa Arab di Lughatunâ Arabic Course.

    BUKU LUGHATUNÂ? Buku Lughatunâ memuat hal-hal yang paling pokok tentang Nahw (tata kalimat) dan Sharf (tata kata) dalam bahasa Arab. Materi yang dipilih berdasarkan pada seringnya suatu tata kalimat atau tata kata digunakan. Materi dan tadribat (latihan) menampilkan penggunaan bahasa dalam lingkup ibadah yang menjadi keseharian individu Muslim, selain juga menggunakan nas-nas (teks-teks) Alquran. Hal lain, buku Lughatunâ disertai cara pembelajaran yang akan membantu Anda mempelajari materi ajar secara mandiri dengan mudah dan cepat, insya Allah.

    BUKU LUGHATUNÂ KAYA INOVASI?
    Apa yang membedakan buku Lughatunâ dengan buku pelajaran bahasa Arab lainnya?
    1. Buku Lughatunâ disusun berdasarkan prinsip dan karakteristik warga belajar dewasa.
    2. Buku Lughatunâ disusun untuk pemula.
    3. Buku Lughatunâ ditulis dengan bahasa Indonesia, sehingga memudahkan bagi pemula yang ingin belajar bahasa Arab. Hanya disyaratkan telah mampu membaca Alquran untuk dapat mempelajari buku Lughatunâ.
    4. Buku Lughatunâ disertai alat pembelajaran.
    Sebagai upaya agar buku Lughatunâ dapat dipelajari secara mandiri, buku Lughatunâ disertai alat pembelajaran, seperti:
    a. Memaparkan cara membentuk kata atau kalimat selangkah demi selangkah, khuthwatan fa-khuthwatan, step by step.
    b. Materi disusun secara hierarki dan berurutan serta disertai tadribat (latihan) secara terpisah.
    c. Halaman buku Lughatunâ dibagi dua.
    i. Badan halaman: memuat pokok bahasan materi.
    ii. Tepi halaman: memuat pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan materi pada badan halaman, atau simpulan materi yang telah lalu.
    Menggunakan dua warna: (1) hitam, digunakan untuk huruf-huruf dari kata dasar; dan (2) abu-abu [hitam 50-70 %], digunakan untuk imbuhan (awalan, sisipan dan akhiran) kata.
    5. Buku Lughatunâ menggunakan kosa kata seputar ibadah dan ayat-ayat Alquran.|a

    Penulis

    Asri Ibnu Tsani Djali

    http://www.lughatuna.com
    http://lughatuna-bahasaarab.blogspot.com/
    http://lughatuna.multiply.com
    http://lughatuna.wordpress.com
    (021) 9619 7050
    e-mail: lughatuna@yahoo.com

     
  3. Satria

    Januari 10, 2009 at 2:05 pm

    syukron akh,
    di posting di badar juga ya…

    http://badar.muslim.or.id

     
  4. Ari Wahyudi

    Januari 10, 2009 at 2:38 pm

    Iya, tafadhdhal, jazakallah khairan

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: