Oktober 3, 2009 pada 11:02 pm (Pelajaran Berharga)
Tags: Aurat, Bencana, Maksiat, Muslimah, Nasehat, Sabar, Taubat, Wanita
Diterjemahkan dari kitab Ilaa Mataa Al Ghaflah karya Abu Umar Salim al Ajmi’
oleh Nafisah bintu Abi Salim -semoga Allah membalasnya dengan yang lebih baik-
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi termulia, pemuka para rasul. Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusannya.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Oktober 3, 2009 pada 5:05 pm (Bersih Jiwa)
Tags: Bencana, Gempa, Iman, Musibah, Sabar, Takdir
Segala puji bagi Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Salawat dan salam semoga tercurah kepada teladan kaum beriman Muhammad bin Abdullah, dan juga para pengikutnya yang setia kepada ajaran-ajarannya di saat suka maupun duka. Amma ba’du.
Sesungguhnya musibah dan bencana merupakan bagian dari takdir Allah Yang Maha Bijaksana. Allah ta’ala berfirman,
مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
“Tidaklah menimpa suatu musibah kecuali dengan izin Allah. Barang siapa yang beriman kepada Allah maka Allah akan berikan petunjuk ke dalam hatinya.” (QS. at-Taghabun: 11)
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
September 12, 2009 pada 3:25 am (Fatwa)
Tags: Fiqih, Ilmu, Nikah, Pekerjaan, Sabar
Syeikh Robi’ bin Hadi Al-Madhkholi Hafizhohullah Ta’ala ditanya, “Mana yang lebih utama apakah saya mendahulukan menuntut ilmu atau menikah? Padahal saya tidak sanggup menahan diri untuk tidak menikah?”.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
September 7, 2009 pada 11:41 pm (Jalan Lurus)
Tags: Amalan, Iman, Musibah, Nikmat, Sabar, Syukur
Allah ta’ala berfirman
فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ كَلَّا
“Adapun manusia, apabila Rabbnya menimpakan ujian kepadanya dengan memuliakan dan mencurahkan nikmat kepadanya maka dia mengatakan, ‘Rabbku telah memuliakanku’. Dan apabila Dia mengujinya dengan membatasi rezkinya niscaya dia akan mengatakan, ‘Rabbku telah menghinakanku’. Sekali-kali bukan demikian…” (QS. al-Fajr :15-17)
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
September 6, 2009 pada 6:16 am (Jalan Lurus)
Tags: Iman, Islam, Istiqomah, Sabar, Takwa, Taubat
Segala puji bagi Allah, Rabb yang telah menciptakan kita dan orang-orang sebelum kita agar kita beriman dan istiqomah di atas ketaatan kepada-Nya. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi terakhir dan kekasih ar-Rahman, sang pembawa petunjuk dan agama yang benar untuk dimenangkan di atas seluruh agama yang ada. Amma ba’du.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
September 4, 2009 pada 11:01 pm (Jalan Lurus)
Tags: Fitnah, Iman, Istiqomah, Sabar
Sesungguhnya kita hidup di jaman yang penuh dengan fitnah. Fitnah berupa kekafiran, kemunafikan, ataupun kebid’ahan dan kemaksiatan. Satu fitnah belum selesai tiba-tiba datang fitnah yang baru. Sementara fitnah itu turun bagaikan derasnya curahan air hujan yang membasahi sudut-sudut pemukiman. Terkadang ia datang secara bergelombang bagaikan ombak lautan. Sehingga membuat kaum muslimin bagaikan sampah yang diseret oleh aliran air, tidak jelas arahnya. Terombang-ambing ke sana kemari. Ketika fitnah ini muncul di permukaan, hanya diketahui oleh segelintir manusia yaitu ahli ilmu, sedangkan kebanyakan manusia baru menyadarinya setelah fitnah itu berkecamuk dan membara di mana-mana.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Agustus 30, 2009 pada 2:43 am (Keutamaan)
Tags: Amal, Dakwah, Iman, Sabar, Taqdir
Abu Hurairah radhiyallahu’anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada seorang mukmin yang lemah, namun pada masing-masingnya terdapat kebaikan. Bersemangatlah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan bersikap lemah. Apabila sesuatu menimpamu janganlah berkata, ‘Seandainya dahulu aku berbuat demikian niscaya akan begini dan begitu.’ Akan tetapi katakanlah, ‘Itulah ketetapan Allah dan terserah Allah apa yang dia inginkan maka tentu Dia kerjakan.’ Dikarenakan ucapan ’seandainya’ itu akan membuka celah perbuatan syaitan.” (HR. Muslim [2664] lihat Syarh Nawawi, jilid 8 hal. 260).
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Juni 28, 2009 pada 11:09 am (Pelajaran Berharga)
Tags: Iman, Sabar, Sukses, Takwa
Takwa, singkat namun sarat makna. Betapa sering para khatib menyerukan kepada jama’ah sholat Jum’at setiap pekannya untuk melakukannya. Takwa, tak hanya mengingatkan kita tentang apa yang seharusnya kita tinggalkan demi mengharapkan ridha-Nya dan karena takut hukuman-Nya. Namun takwa juga mengingatkan kita akan kehidupan yang akan dialami manusia setelah kematiannya. Kehidupan yang penuh tanda tanya. Sebab saat ini tidak ada di antara kita yang bisa memastikan akan kemanakah dirinya; ke surga ataukah ke neraka? Sebuah pertanyaan besar yang tersimpan jawabnya di dalam suratan takdir di sisi-Nya.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Mei 23, 2009 pada 5:35 am (Pelajaran Berharga)
Tags: Iman, Nikah, Sabar, Sholat
Sabar
Imam al-Baihaqi meriwayatkan di dalam Syu’ab al-Iman [1/47] dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu, beliau mengatakan:
الصبر من الإيمان بمنزلة الرأس من الجسد ، وإذا ذهب الصبر ذهب الإيمان
“Sabar di dalam iman bagaikan kepala di dalam badan. Apabila sabar hilang maka hilanglah iman.”
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Mei 11, 2009 pada 6:04 am (Bersih Jiwa)
Tags: Fitnah, Iman, Sabar, Takwa
Kita hidup di jaman yang penuh dengan fitnah (baca: ujian dan malapetaka). Satu fitnah belum selesai tiba-tiba datang fitnah yang baru. Fitnah-fitnah itu turun bagaikan derasnya curahan air hujan yang membasahi sudut-sudut pemukiman. Bahkan, terkadang ia datang secara bergelombang bagaikan ombak lautan.
Baca entri selengkapnya »
& Komentar
« Entri lama