Saudariku… Sampai Kapan Kau Terlena?

Diterjemahkan dari kitab Ilaa Mataa Al Ghaflah karya Abu Umar Salim al Ajmi’

oleh Nafisah bintu Abi Salim -semoga Allah membalasnya dengan yang lebih baik-

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi termulia, pemuka para rasul. Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusannya.

Baca entri selengkapnya »

Tujuh belas kali dalam sehari semalam

Segala puji adalah hak Allah, Yang telah mengutus manusia-manusia pilihan untuk mengeluarkan umat manusia dari kegelapan-kegelapan menuju cahaya. Shalawat dan keselamatan kita panjatkan untuk Nabi kita, teladan dan panutan kita, Muhammad bin Abdullah al-Qurasyi, demikian juga kepada para sahabatnya dan pengikut jalan hidup mereka.

Baca entri selengkapnya »

Untuk saudaraku…

Segala puji dan syukur semata-mata hak Allah ta’ala. Sholawat dan keselamatan semoga terlimpah kepada khalil ar-Rahman, para sahabat dan pengikutnya yang setia. Amma ba’d.

Baca entri selengkapnya »

TUNTUTAN KEADAAN

Di antara sebab tersebarnya kebatilan dan bertambah buruknya keadaan masyarakat adalah berbagai macam alasan yang diada-adakan oleh syaitan dan bala tentaranya demi melestarikan kemungkaran. Umat-umat terdahulu yang menentang dakwah para rasul pun demikian. Ketika para rasul itu menyeru mereka untuk mengesakan Allah dan taat kepada utusan-Nya, maka serentak muncullah berbagai dalih dan argumentasi mereka untuk mengelak dari kewajiban tersebut. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apabila dikatakan kepada mereka; ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian, maka mereka mengatakan; ‘Bahkan kami akan tetap mengikuti apa-apa yang kami dapati dari nenek-nenek moyang kami’. Apakah mereka akan tetap mengikutinya apabila ternyata nenek moyang mereka adalah orang-orang yang tidak memahami apa pun dan sama sekali tidak berada di jalan petunjuk?”. (QS. al-Baqarah : 171)

Baca entri selengkapnya »

SABARLAH SAUDARAKU…

Menjelang sore hari, beberapa orang pemuda berjalan menyusuri jalan kecil di daerah kos-kosan di sekitar kampus terkenal di Yogyakarta. Tidak sebagaimana keumuman pemuda yang lainnya, mereka mengenakan baju koko, celana di atas mata kaki, dan memelihara jenggot meskipun hanya beberapa helai. Anda tahu kiranya kemana mereka hendak menuju? Ya, benar mereka hendak menimba ilmu syar’i. Menghampiri salah satu taman surga yang ada di atas muka bumi, yaitu majelis ilmu.

Baca entri selengkapnya »

AGAMA ADALAH NASEHAT

Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus Ad-Dari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama seluruhnya adalah nasihat.” Maka kami bertanya, “Untuk siapa wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Yaitu untuk Allah, untuk Kitab-Nya, untuk Rasul-Nya, untuk para pemimpin kaum muslimin, dan untuk rakyatnya.” (HR. Muslim [55]).

Baca entri selengkapnya »

MENJADI MUSLIM YANG SUKSES

Mendapatkan ketentraman dan hidayah di dunia dan di akhirat merupakan tolok ukur kesuksesan. Sedangkan hal itu tidak mungkin diperoleh kecuali dengan tauhid yang bersih dari berbagai macam kotoran dan penyimpangan, terutama dosa kesyirikan.

Baca entri selengkapnya »

UNTUKMU, WAHAI PARA PEMUDA!

Saudara-saudaraku sekalian, semoga Allah menambahkan taufik-Nya kepada kita. Sesungguhnya kita hidup untuk sebuah tujuan yang mulia yaitu beribadah kepada Allah semata. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56). Para rasul dan kitab-kitab suci diturunkan Allah untuk menggugah kesadaran kita guna melaksanakan tugas yang mulia ini dengan sebaik-baiknya.

Baca entri selengkapnya »

MEMETIK BUAH ILMU

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Barangsiapa yang menuntut ilmu dalam rangka menghidupkan ajaran Islam, maka dia termasuk kategori shiddiqin dan derajatnya berada di bawah derajat kenabian.” (Al ‘Ilmu fadhluhu wa syarafuhu, hal. 141).

Baca entri selengkapnya »

HADITS-HADITS POKOK BAGIAN 3

Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus Ad-Dari radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Agama seluruhnya adalah nasihat.” Maka kami bertanya, “Untuk siapa wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Yaitu untuk Allah, untuk Kitab-Nya, untuk Rasul-Nya, untuk para pemimpin kaum muslimin, dan untuk rakyatnya.” (HR. Muslim [55]).

Baca entri selengkapnya »