Menikah atau Menuntut Ilmu?

Syeikh Robi’ bin Hadi Al-Madhkholi Hafizhohullah Ta’ala ditanya, “Mana yang lebih utama apakah saya mendahulukan menuntut ilmu atau menikah? Padahal saya tidak sanggup menahan diri untuk tidak menikah?”.

Baca entri selengkapnya »

Jihad vs Terorisme

Di masa kita sekarang ini istilah jihad telah diselewengkan maknanya oleh sebagian kelompok. Menurut mereka aksi-aksi terorisme berupa bom bunuh diri, pembunuhan orang-orang kafir tanpa alasan yang benar, dan menimbulkan kekacauan merupakan bagian dari jihad. Sesungguhnya ini adalah kenyataan yang sangat menyedihkan.

Baca entri selengkapnya »

Curahan ‘air’ wahyu di ‘tanah’ hati

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perumpamaan ajaran yang diembankan Allah kepadaku yang berupa petunjuk dan ilmu sebagaimana halnya air hujan yang deras menyirami bumi. Ada di antaranya tanah yang bagus dan bisa menyerap air sehingga dapat menumbuhkan tanam-tanaman dan rumput-rumputan yang banyak. Namun, ada pula tanah yang kering dan bisa menampung air yang dengan perantara itu Allah berkenan melimpahkan kemanfaatan kepada banyak manusia; mereka minum darinya, memberikan minum kepada ternaknya, dan mengairi lahan pertanian. Kemudian ada juga air yang jatuh pada tanah jenis lainnya. Hanya saja itu adalah tanah yang tandus dan tidak bisa menumbuhkan tanaman; tidak bisa menampung air dan tidak juga menumbuhkan tanam-tanaman. Maka itulah perumpamaan orang yang memahami agama Allah dan dapat mengambil manfaat darinya berupa ilmu yang Allah ta’ala berikan kepadaku; sehingga dia mengetahuinya dan juga mengajarkan ilmu itu kepada selainnya, dan perumpamaan orang yang sama sekali tidak mau ambil peduli dengan ajaran yang kubawa dan tidak mau menerima petunjuk Allah yang disampaikan melalui perantara diriku.” (HR. Bukhari [79] dalam Kitab al-’Ilm yang dicetak bersama Fath al-Bari, 1/213, dan Muslim [2282/5912] dalam Kitab al-Fadha’il yang dicetak bersama Syarh Muslim [7/288] ini lafazh milik Bukhari).

Baca entri selengkapnya »

Wujudkan Tauhid Dalam Diri

Sebagian orang ada yang berkomentar : ‘Tauhid sudah dipahami orang.’ Atau mengatakan : ‘Tauhid sudah ada di hati mereka.’ Atau mengatakan : ‘Tidak usah berdalam-dalam membahas tauhid.’ Atau yang paling parah mengatakan : ‘Dakwah Tauhid akan memecah belah barisan umat.’ Wallahul musta’aan.

Baca entri selengkapnya »

Ikutilah Daurah Live!

Bersama para Masyayikh di Madinah Saudi Arabia
Setiap hari

Dapat disimak melalui www.maktaiba.net

Jadwal Daurah Ilmiyah Imam Darul Hijrah ke-9
3 Rajab – 16 Rajab 1430 H/26 Juni – 9 Juli 2009
di Masjid Qiblatain Madinah Nabawiyah

Baca entri selengkapnya »

Awas, Ruwaibidhah!

Imam Ibnu Majah meriwayatkan di dalam Sunannya :

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ قُدَامَةَ الْجُمَحِيُّ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ أَبِي الْفُرَاتِ عَنْ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ

Baca entri selengkapnya »

Tanda-tanda Ilmu yang bermanfaat

Oleh

Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Baca entri selengkapnya »

Jalan menuju Surga

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

Baca entri selengkapnya »

Keutamaan Majelis Ilmu

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :

Muhammad bin al-Mutsanna dan Ibnu Basysyar menuturkan kepada kami. Mereka berkata; Muhammad bin Ja’far menuturkan kepada kami. Dia berkata; Syu’bah menuturkan kepada kami. Aku mendengar Abu Ishaq menuturkan hadits dari al-Aghar Abu Muslim, dia mengatakan; Aku bersaksi kepada Abu Hurairah dan Abu Sa’id al-Khudri bahwasanya mereka berdua bersaksi kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, “Tidaklah sekelompok orang duduk di suatu tempat untuk berdzikir kepada Allah ‘azza wa jalla melainkan para malaikat akan meliputi mereka, rahmat menyelimuti mereka, ketenangan turun kepada mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan para malaikat yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim dalam Kitab ad-Dzikr wa ad-Du’a wa at-Taubah wa al-Istighfar, hadits no. 2700, lihat Syarh Nawawi [8/291])

Baca entri selengkapnya »

Sampai Kapan Ngaji?

Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua golongan orang yang rakus dan tidak pernah merasa kenyang.  Seorang yang rakus ilmu sehingga tidak pernah merasa kenyang darinya. Demikian juga orang yang rakus dunia sehingga tidak pernah merasa kenyang darinya.” (HR.  al-Hakim dalam al-Mustadrak [1/92] Syaikh Ali berkata; di dalam sanadnya terdapat kelemahan, akan tetapi terdapat jalan-jalan riwayat lain serta hadits-hadits penguat yang mensahihkan dan menguatkannya, silakan lihat Misykat al-Mashabih [260] karya at-Tibrizi, al-’Ilmu [141] karya Abu Khaitsamah yang keduanya diberi komentar  dan diteliti oleh Syaikhuna al-’Allamah al-Albani, lihat al-Ilmu fadhluhu wa syarafuhu, hal. 77)

Baca entri selengkapnya »

« Entri lama