Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, ”Seandainya bukan karena sedemikian besar kebutuhan hamba untuk memohon hidayah siang dan malam, niscaya Allah ta’ala tidak perlu membimbing hamba-Nya untuk melakukan hal ini. Karena sesungguhnya setiap hamba sangat membutuhkan pertolongan Allah ta’ala di sepanjang waktu dan keadaan agar petunjuk itu tetap terjaga, kokoh tertanam, semakin paham, meningkat, dan agar dia terus berada di atasnya…” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, I/37)
Tujuh belas kali dalam sehari semalam
Mei 3, 2009 pada 10:44 pm (Pelajaran Berharga)
Tags: Doa, Hidayah, Iman, Nasehat
Segala puji adalah hak Allah, Yang telah mengutus manusia-manusia pilihan untuk mengeluarkan umat manusia dari kegelapan-kegelapan menuju cahaya. Shalawat dan keselamatan kita panjatkan untuk Nabi kita, teladan dan panutan kita, Muhammad bin Abdullah al-Qurasyi, demikian juga kepada para sahabatnya dan pengikut jalan hidup mereka.
Kelemahan Riwayat Doa Masuk Rumah
Mei 1, 2009 pada 8:36 am (Doa dan Dzikir)
Tags: Doa, Dzikir, Syaitan, Wirid
Imam Abu Dawud rahimahullah meriwayatkan di dalam Sunannya :
حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْفٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ ابْنُ عَوْفٍ وَرَأَيْتُ فِي أَصْلِ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي ضَمْضَمٌ عَنْ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا وَلَجَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا ثُمَّ لِيُسَلِّمْ عَلَى أَهْلِهِ
Meminta kebaikan dunia dan akhirat
April 26, 2009 pada 6:01 am (Doa dan Dzikir)
Tags: Akhirat, Doa, Dunia, Ibadah
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
Zuhair bin Harb menuturkan kepadaku. Dia berkata; Isma’il -yaitu Ibnu ‘Ulayyah- menuturkan kepada kami dari Abdul Aziz -yaitu Ibnu Shuhaib-, dia berkata; Qatadah bertanya kepada Anas, “Doa apakah yang paling banyak dipanjatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?”. Maka Anas menjawab, “Doa yang paling sering beliau panjatkan adalah ‘Allahumma aatinaa fid dun-ya hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaban naar’ (Ya Allah berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka).” Qatadah mengatakan, “Merupakan kebiasaan Anas apabila ingin memanjatkan doa maka beliau berdoa dengan doa itu. Kemudian apabila dia ingin meminta sesuatu maka beliau menyertainya dengan doa ini” (HR. Muslim dalam Kitab ad-Dzikr wa ad-Du’a wa at-Taubah wa al-Istighfar, lihat Shahih Muslim cet. Dar al-Kutub al-Ilmiyah, hal. 1037)
Doa Nabi untuk Abu Hurairah dan Ibunya
April 19, 2009 pada 12:57 pm (Kisah)
Tags: Dakwah, Doa, Hadits, Sahabat
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
Doa Meminta Kebaikan
Maret 23, 2009 pada 11:17 am (Doa dan Dzikir)
Tags: Amalan, Doa, Dzikir, Wirid
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :
BERDOA DI ANTARA ADZAN DAN IQOMAH
Maret 18, 2009 pada 7:58 am (Uncategorized)
Tags: Adzan, Doa, Iqomah, Mustajab
Imam Abu Dawud rahimahullah meriwayatkan di dalam Sunannya :
ASAS KEBAIKAN DAN KEBURUKAN
Maret 11, 2009 pada 7:08 am (Bersih Jiwa)
Tags: Doa, Harapan, Hidayah, Iman
Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, ”Asas seluruh kebaikan adalah pengetahuanmu bahwa apa saja yang Allah kehendaki pasti terjadi, dan apa saja yang tidak Dia kehendaki pasti tidak akan terjadi. Ketika itulah akan tampak, bahwa semua kebaikan adalah berasal dari nikmat-Nya, maka sudah semestinya kamu pun bersyukur kepada-Nya atas nikmat itu, dan kamu memohon dengan sangat kepada-Nya agar nikmat itu tidak terputus darimu. Dan akan tampak pula, bahwa seluruh keburukan adalah akibat (manusia) dibiarkan bersandar kepada dirinya sendiri dan bentuk hukuman dari-Nya, maka sudah semestinya kamu bersungguh-sungguh berdoa kepada-Nya agar menghalangimu dari keburukan-keburukan itu. Mintalah kepada-Nya supaya kamu tidak dibiarkan bersandar pada dirimu sendiri (tanpa ada bantuan dari-Nya) dalam mengerjakan kebaikan-kebaikan dan meninggalkan keburukan-keburukan.” Beliau melanjutkan, ”Seluruh ahli ma’rifat pun telah sepakat bahwa segala kebaikan bersumber dari taufik yang Allah karuniakan kepada hamba. Dan semua bentuk keburukan bersumber dari penelantaran Allah terhadap hamba-Nya. Mereka pun telah sepakat, bahwa hakekat taufik adalah ketika Allah tidak menyerahkan urusanmu kepada dirimu sendiri. Sedangkan hakekat al-khudzlan (ditelantarkan) yaitu ketika Allah membiarkan kamu bersandar kepada kemampuanmu semata (tanpa bantuan-Nya) dalam mengatasi masalahmu. Kalau ternyata segala kebaikan bersumber dari taufik, sedangkan ia berada di tangan Allah bukan di tangan hamba, maka kunci untuk mendapatkannya adalah do’a, perasaan sangat membutuhkan, ketergantungan hati yang penuh kepada-Nya, serta harapan dan rasa takut kepada-Nya…” (al-Fawa’id, hal. 94).
PERBANYAK DOA KETIKA SUJUD
Maret 11, 2009 pada 6:39 am (Doa dan Dzikir)
Tags: Doa, Ibadah, Sholat, Sujud
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan dalam Shahihnya; Harun bin Ma’ruf dan Amr bin Sawad menuturkan kepada kami. Mereka berdua berkata; Abdullah bin Wahb menuturkan kepada kami dari Amr bin al-Harits dari ‘Umarah bin Ghaziyah dari Sumayy bekas budak Abu Bakr, bahwa dia mengatakan pernah mendengar Abu Shalih Dzakwan menuturkan hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Keadaan hamba yang terdekat dengan Rabbnya adalah ketika sedang bersujud, maka perbanyaklah doa -di dalamnya-.”
RINGAN DI LISAN BERAT DI TIMBANGAN
Februari 8, 2009 pada 1:01 pm (Doa dan Dzikir, Keutamaan)
Tags: Amalan, Doa, Dzikir, Pahala
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua buah kalimat yang ringan di lisan namun berat di dalam timbangan, dan keduanya dicintai oleh ar-Rahman, yaitu ‘Subhanallahi wabihamdihi, subhanallahil ‘azhim’.” (HR. Bukhari [7573] dan Muslim [2694])