Mutiara Tafsir Surat al-Fatihah [bagian 1]

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin. as-Sholatu was salamu ‘ala Khatamin Nabiyyin Muhammadin wa ‘ala alihi wa ash-habihit thahirin wa man tabi’ahum bi ihsanin ila yaumid din. Amma ba’d.

Sesungguhnya al-Qur’an mengandung pelajaran dan bimbingan bagi umat manusia. al-Qur’an memberikan tuntunan bagi mereka agar bisa membedakan antara kebenaran dengan kebatilan, antara iman dengan kekafiran, antara tauhid dengan kesyirikan, antara taat dan kemaksiatan, antara jalan menuju surga dengan jalan menuju neraka, antara sosok manusia teladan yang pandai bersyukur kepada Rabbul ‘alamin dan sosok manusia yang tidak pandai bersyukur kepada ar-Rahman.

Baca entri selengkapnya »

Ikutilah al-Kitab dan as-Sunnah!

Hadits-hadits pilihan dari Kitab Al-I’tisham bil Kitab was Sunnah Sahih Bukhari disertai beberapa keterangan tambahan

Bukhari meriwayatkan dari Thariq bin Syihab radhiyallahu’anhu, ada seorang lelaki Yahudi berkata kepada Umar, “Wahai Amirul Mukminin, seandainya turun kepada kami (Yahudi) ayat ini, ‘Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku atas kalian serta Aku ridha Islam sebagai agama bagi kalian’ niscaya hari itu akan kami jadikan sebagai hari raya.” Maka Umar mengatakan, “Sesungguhnya aku tahu kapan hari turunnya ayat ini. Ia turun pada hari Arafah di hari Jumat.” (HR. Bukhari [7268]).

Baca entri selengkapnya »

Jalan menuju Surga

Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

Baca entri selengkapnya »

Buah Berpegangteguh dengan al-Qur’an

Sesungguhnya bagi seorang mukmin mengikuti bimbingan al-Qur’an adalah sebuah keniscayaan. Bagaimana tidak? Sedangkan Allah ta’ala telah menegaskan di dalam kitab-Nya (yang artinya), “Alif lam mim. Inilah al-Kitab yang tidak ada keraguan padanya. Sebagai pemberi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. al-Baqarah : 1-2).

Baca entri selengkapnya »

Tanya Jawab Seputar Surat al-Fatihah

Bersama Syaikh Mushthafa al-Adawi
Bagian Pertama

Diterjemahkan secara bebas dari
at-Tas-hil li Ta’wil at-Tanzil, at-Tafsir fi Su’al wa Jawab
Juz 1, halaman 12-142

Tanya :
Surat al-Fatihah itu Makiyah atau Madaniyah, lalu apakah dalilnya?

Baca entri selengkapnya »

MENGAPA KITA HARUS BISA MEMBACA KITAB?

Segalapuji bagi Allah, shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, amma ba’du.

Pentingnya bahasa Arab adalah perkara yang sudah tidak asing bagi kita. al-Qur’an yang membawa bimbingan hidup bagi umat manusia adalah sebuah kitab yang berbahasa Arab. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur’an) berupa bacaan yang berbahasa Arab semoga kalian mau memikirkan.” (QS. Yusuf : 2). Demikian pula hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga diriwayatkan dalam kitab-kitab ensiklopedi hadits dengan bahasa Arab.

Baca entri selengkapnya »

KHUSYU’ YANG HILANG

Sahl bin Abdullah mengatakan, “Barangsiapa yang hatinya khusyu’ niscaya syaitan tidak akan berani mendekatinya.” (Disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam Madarij as-Salikin, 1/522. islamspirit.com)

Makna khusyu’
Syaikh as-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa khusyu’ adalah ketundukan hati dan ketenangannya, perasaan tentram karena Allah ta’ala. Hati yang diliputi dengan perasaan membutuhkan Allah karena ia menyadari akan kelemahan dan kebutuhannya yang sangat besar kepada Allah, yang disertai dengan keimanan kepada-Nya dan keyakinan akan berjumpa dengan-Nya ( Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 37)

Baca entri selengkapnya »

HATI DAN BUMI, WAHYU DAN AIR HUJAN

Bumi kering kerontang karena musim kemarau tak kunjung usai. Akibatnya tanam-tanaman sulit untuk tumbuh dan berkembang. Air hujan tak juga meresap ke lapisan bumi. Padahal, tanpa adanya air maka tanaman hampir mustahil bisa diharapkan untuk tumbuh kembali. Apalagi mengharapkan buahnya yang lebat, tentu hal itu lebih tidak mungkin lagi. Maka demikian pula hati seorang insan ketika ia jauh dari siraman wahyu ilahi dan tidak diisi dengan dzikir kepada-Nya laksana bumi yang tak pernah tersirami air hujan setiap hari. Ucapan-ucapan terpuji dan amal salih mustahil muncul dari hati yang mati.

Baca entri selengkapnya »

MENGIKUTI AL-KITAB DAN AS-SUNNAH

Hadits-hadits pilihan dari Kitab Al-I’tisham bil Kitab was Sunnah Sahih Bukhari disertai beberapa keterangan tambahan

Bukhari meriwayatkan dari Thariq bin Syihab radhiyallahu’anhu, ada seorang lelaki Yahudi berkata kepada Umar, “Wahai Amirul Mukminin, seandainya turun kepada kami (Yahudi) ayat ini, ‘Pada hari ini Aku telah sempurnakan bagi kalian agama kalian dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku atas kalian serta Aku ridha Islam sebagai agama bagi kalian’ niscaya hari itu akan kami jadikan sebagai hari raya.” Maka Umar mengatakan, “Sesungguhnya aku tahu kapan hari turunnya ayat ini. Ia turun pada hari Arafah di hari Jumat.” (HR. Bukhari [7268]).

Baca entri selengkapnya »