Mutiara Hadits Nabi [Bagian 5]

Keutamaan Dua Raka’at Sebelum Subuh

[41] Dari ‘Aisyah radhiyallahu’anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dua raka’at fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim dan Nasa’i, lihat dalam al-’Amal ash-Shalih, hal. 135) Lanjut membaca

Mutiara Hadits Nabi [Bagian 3]

Penilaian Allah

[21] Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad atau rupa kalian. Akan tetapi Allah melihat kepada hati kalian.” (HR. Muslim. Lihat dalam Riyadhush Shalihin, hal. 45-46 tahqiq Syaikh ‘Ali al-Halabi)

Lanjut membaca

Mutiara Hadits Nabi [Bagian 2]

Tempat Yang Paling Dicintai

[11] Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bagian negeri yang paling Allah cintai adalah masjid-masjidnya. Dan bagian negeri yang paling Allah benci adalah pasar-pasarnya.” (HR. Muslim dan Ibnu Hiban, al-Albani menyatakan hasan sahih. Lihat al-’Amal ah-Shalih, hal. 83)

Lanjut membaca

Mutiara Hadits Nabi [Bagian 1]

Membaca Bismillah Sebelum Wudhu

[1] Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada sholat bagi orang yang tidak berwudhu. Dan tidak sempurna wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah ta’ala padanya.” (HR. Abu Dawud, disahihkan al-Albani. Lihat al-’Amal ash-Shalih, hal. 73)

Lanjut membaca

Keutamaan Bersedekah Secara Rahasia

Allah Pasti Membalasnya

Allah ta’ala berfirman,

وَمَا أَنفَقْتُم مِّن نَّفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُم مِّن نَّذْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُهُ

“Apapun infak yang kalian berikan atau nadzar apapun yang kalian canangkan, sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS. Al-Baqarah: 270)

Lanjut membaca

Faidah Seputar Tauhid [Syaikh Ibnu 'Utsaimin]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Tidak Cukup Dengan Lisan

Dari ‘Itban bin Malik radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka kepada orang yang mengucapkan laa ilaha illallah dengan ikhlas karena ingin mencari wajah Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Lanjut membaca

Tidakkah Kita Merasa Terpanggil?

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, di bulan Ramadhan kita melihat begitu semangatnya kaum muslimin untuk meramaikan masjid. Sebuah fenomena yang senantiasa kita jumpai dan tentu saja membuat hati kita gembira. Namun, sebuah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri pula, bahwa kebiasaan memakmurkan masjid dengan sholat jama’ah ini tiba-tiba sirna dengan perginya bulan Ramadhan. Masjid menjadi sepi dan shaf-shaf tak sepadat dulu lagi. Seolah-olah Idul Fitri menjadi pertanda, bahwa masjid harus ‘merasa puas’ dengan jama’ah yang bisa dihitung dengan jari.

Lanjut membaca